Gelombang adalah suatu gangguan yang merambatkan energi dari satu titik ke titik lainnya.
Gelombang juga dapat diartikan sebagai perambatan energi getaran dari satu titik ke titik lainnya.
Beberapa contoh gelombang:
1. Gelombang Air
2. Gelombang Ombak
3. Gelombang Radio
4. Sinyal telpon atau Internet
Jenis - Jenis Gelombang
Berdasarkan arah rambat gelombang, gelombang dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:
1. Gelombang Transversal
2. Gelombang Longitudinal
Berdasarkan mediumnya, gelombang dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :
1. Gelombang Mekanik
adalah gelombang yang perambatan getarannya memerlukan medium.
Contoh gelombang mekanik : gelombang laut berupa Ombak, gelombang pada Tali, gelombang udara, gelombang gempa, dll.
2. Gelombang Elektromagnetik
adalah gelombang yang perambatan getarannya tidak memerlukan medium.
Contoh gelombang elektromagnetik : gelombang radio, gelombang microwave, gelombang televisi, dll
Gelombang memiliki periode dan frekuensi seperti halnya Getaran. Periode (T) adalah banyaknya waktu yang diperlukan untuk melakukan 1 panjang gelombang penuh. Sedangkan frekuensi (f) adalah banyaknya gelombang yang terjadi dalam satu detik.
Gelombang Bunyi
Bunyi termasuk gelombang longitudinal yang memerlukan medium dalam perambatannya. Medium gelombang bunyi adalah udara. Kita tidak dapat mendengar bunyi dalam ruang hampa udara.
Berdasarkan frekuensinya, bunyi dapat dibedakan menjadi 3 :
1. Bunyi Infrasonik
Memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz
2. Bunyi Audiosonik
Memiliki frekuensi 20-20.000 Hz
3. Bunyi Ultrasonik
Memiliki frekuensi lebih dari 20.000 Hz
Manusia hanya bisa mendengar bunyi Audiosonik. Sedangkan beberapa hewan seperti jangkrik dan anjing dapat mendengar bunyi Infrasonik. Kelelawar, lumba-lumba dan anjing dapat mendengar bunyi Ultrasonik.
Artinya Anjing merupakan hewan yang istimewa, ia dapat mendengar bunyi dalam semua frekuensi baik Infrasonik, Audiosonik maupun Ultrasonik, inilah alasan mengapa Anjing menjadi hewan pelacak karena ia juga memiliki indra penciuman yang tajam.
Hewan Ekolokasi
Beberapa hewan dapat menangkap mangsa dalam kondisi gelap di malam hari walaupun tanpa cahaya, karena memanfaatkan pantulan gelombang bunyi.
Kelelawar dan Lumba-lumba merupakan contoh hewan dengan kemampuan Ekolokasi. Ekolokasi terdiri dari kata echo yang berarti gema dan location yang berarti lokasi suatu benda atau mangsa.
Kelelawar dapat mengeluarkan suara dengan frekuensi ultrasonik di atas 20.000 Hertz, suara itu akan dipantulkan kembali setelah mengenai suatu objek. Suara yang dipantulkan itu dapat didengar oleh kelelawar sehingga kelelawar dapat mendeteksi dimana objek tersebut.
Source: BSE IPA Kemdikbud
Tidak ada komentar:
Posting Komentar